Jenis-jenis, Keunggulan dan Merk Floor Hardener
Saat ini, terdapat cukup banyak merk floor hardener yang ada di pasaran. Oleh karena itu, bagi Anda yang ingin memasang floor hardener tentu tidak akan kesulitan ketika ingin membelinya.
Namun masalahnya, beberapa dari Anda mungkin belum mengetahui seperti apa karakteristik floor hardener yang terbaik sehingga tidak bisa dengan mudah memilih produk ini.
Sebagai solusi untuk itu, artikel ini akan membahas tuntas informasi seputar floor hardener. Mulai dari pengertian, fungsi atau kegunaan produk, dan ciri produk paling berkualitas.
Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan informasi rekomendasi merek terbaiknya. Tanpa banyak basa-basi lagi, langsung saja simak informasinya di bawah ini.
Apa Itu Floor Hardener?

Floor hardener adalah bahan bangunan yang terbuat dari campuran komposisi terbaik. Secara umum, terdapat empat bahan yang biasa digunakan untuk membuat floor hardener.
Di antaranya adalah semen, agregat, dan sejumlah bahan kimia lain yang terpilih. Dengan bahan-bahan ini, pasta kental akan didapatkan dan Anda bisa menggunakannya untuk melapisi permukaan beberapa area.
Adapun area yang dapat dilapisi dengan pasta campuran ini di antaranya, dinding dan atap bangunan. Selain itu, berbagai permukaan lantai yang kerap dilintasi kendaraan berat juga sebaiknya dilapisi campuran ini.
Contohnya, lantai di area gudang, parkir, bengkel, ruang produksi, dan mekanik. Area lainnya, floor hardener juga bisa digunakan di lantai garasi, shower, dan lain-lain.
Perlu diketahui, tujuan dari pelapisan permukaan bangunan dengan menggunakan bahan ini adalah untuk meningkatkan daya tahannya.
Sebagaimana namanya, permukaan akan jadi lebih keras berkat penerapan bahan ini. Selain itu, penggunaan produk ini juga dipastikan bisa mengurangi biaya perawatan permukaan bangunan untuk beberapa tahun ke depan.
Bagi Anda yang sudah mengenal karakteristik produk epoxy, mungkin akan berpikir bahwa produk ini adalah sejenis. Namun, perlu diketahui bahwa floor hardener dan epoxy tidak sama.
Adapun perbedaannya terdapat di segi bahan hingga fungsinya. Di mana, campuran bahan pada floor hardener lebih mendukung daya tahan tinggi sementara epoxy direkomendasikan untuk estetika.
Jenis-jenis Floor Hardener
Berdasarkan komposisinya, merk floor hardener umumnya menyediakan dua jenis berbeda. Di antaranya adalah floor hardener tipe natural atau tanpa logam dan produk yang dilengkapi dengan bahan logam. Lantas, apa perbedaan dari kedua jenis pengeras permukaan lantai bangunan ini? Ketahui selengkapnya di bawah ini.
Floor Hardener Non Logam (Natural)
Pada jenis pertama, yaitu floor hardener tanpa logam, biasanya terdapat komposisi berupa semen dan pasir silika saja. Pada beberapa produk lainnya, ada yang menggunakan bahan semen dan Emery.
Meski berbeda, tipe-tipe pengeras lantai natural ini dipastikan mampu memberikan ketahanan permukaan yang lebih baik dibandingkan pelapis lantai pada umumnya.
Floor Hardener dengan Logam
Beda halnya dengan jenis sebelumnya, floor hardener yang dilengkapi material logam dipastikan dapat meningkatkan kesan estetis pada permukaan.
Hal ini dikarenakan, bahan yang digunakan terdiri dari semen dan serbuk besi yang pasti memberikan kesan glossy nantinya. Selain itu, tampilan permukaan bangunan yang dilapisi floor hardener jenis ini juga tampak lebih rata dan halus.
Keunggulan Floor Hardener
Meski terdiri dari beberapa jenis dan merk floor hardener, produk ini tetap memiliki keunggulan serupa. Mulai dari segi tampilan yang pasti lebih menarik dibandingkan lantai biasa hingga menyoal biaya yang terjamin lebih hemat.
Bahkan, jika dibandingkan dengan biaya perawatan lantai ataupun permukaan lain suatu bangunan selama beberapa tahun ke depan.
Layanan terbaik kami : Jasa Floor Hardener Banjarmasin
Sifatnya Monolit dengan Beton
Salah satu keunggulan produk ini adalah sifatnya monolit pada permukaan beton. Oleh karena itu, beberapa orang yang tidak tahu detail karakteristik lantai yang dilapisi floor hardener bisa jadi akan salah kira.
Berpikir bahwa objek tersebut sama seperti lantai beton lainnya, tetapi sebenarnya tidak. Selain karena sifatnya, warna yang dihasilkan produk juga umumnya sama dengan lantai beton biasa.
Tidak Berisiko Cepat Mengelupas
Menariknya, meski tampilannya sekilas mirip dengan lantai beton biasa, permukaan bangunan yang sudah dilapisi pengeras ini dipastikan lebih kuat.
Terutama dalam hal rekatan ke permukaan. Jika biasanya lantai beton cepat sekali mengelupas, tidak dengan permukaan bangunan yang sudah dilapisi produk ini.
Daya Tahan Permukaan Lebih Lama
Selain rekatannya ke permukaan bangunan, daya tahan lantai yang sudah dilapisi floor hardener juga dipastikan lebih tahan terhadap berbagai benturan.
Selain itu, risiko kerusakan yang disebabkan goresan hingga gesekan keras juga bisa dipastikan lebih minim. Ini dikarenakan, karakteristik floor hardener yang lebih kuat mampu mencegah hal itu.
Kualitas dan Bahan Material Seragam
Keunggulan lain dari macam-macam merk floor hardener adalah kualitas dan bahannya yang dipastikan seragam. Seperti halnya dua jenis produk sebelumnya, meski komposisinya tidak sama, daya tahan yang dihasilkan bisa dipastikan cukup persis. Mengenai tampilannya, perbedaannya pun tidak begitu signifikan jika dibandingkan dengan epoxy.
Permukaan Lantai Lebih Menarik Dilihat
Mempunyai fungsi serupa dengan epoxy lantai, floor hardener juga menjamin estetika permukaan yang lebih menarik setelah penggunaannya.
Jika produk diaplikasikan dengan benar, sudah tentu hasilnya akan terkesan bagus. Yang mana, tampilan lantai tampak presisi, cukup mengilap, dan jika Anda menginginkannya, produk juga bisa dilapisi warna tertentu.
Baca Juga : Jasa Floor Hardener Surabaya Trowel Beton
Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Aplikasi Floor Hardener
Jika Anda ingin memasang floor hardener secara mandiri, terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan. Satu di antaranya adalah syarat-syarat permukaan beton yang bisa dilapisi floor hardener.
Untuk diketahui, syarat ini terdiri dari tiga poin utama. Di antaranya, lantai beton harus sudah berusia minimal 28 hari, mempunyai ketebalan minimal 7,5 cm, dan slump-nya sangat kecil.
Selain persyaratan tadi, perlu diketahui juga mengenai banyaknya jumlah floor hardener yang bisa digunakan untuk melapisi sebuah area.
Untuk diketahui, menyoal banyaknya kebutuhan produk memang biasanya disetarakan dengan luas area yang akan diberikan pelapis lantai. Namun, tiap-tiap permukaan dengan frekuensi lalu lintas berbeda dipastikan butuh jumlah tidak sama per meternya.
Sebagai bahan acuan, Anda bisa menghitung konsumsi kebutuhan dengan formula berikut. Untuk lantai dengan frekuensi rendah seperti garasi, per meter lantai membutuhkan floor hardener sebanyak 3 kilogram.
Sementara itu, lantai dengan lalu lintas sedang seperti industri memerlukan sebanyak 5 kilogram. Khusus industri alat berat, tiap meternya perlu dilapisi 7 kilogram pelapis. Agar hasil maksimal gunakan jasa floor hardener berpengalaman dan bisa memberikan garansi setelah pemasangan
Rekomendasi Merk Floor Hardener
Di pasaran, terdapat empat merk floor hardener yang biasa ditawarkan. Baik di toko bahan bangunan maupun kontraktor yang menawarkan layanan pemasangan floor hardener secara langsung.
Adapun di antara merek ini di antaranya, ada Sika, Faricon, Ultrachem, dan juga Foscam. Selain itu, ada Dry Mix, BASF, dan masih banyak lagi merek lainnya.
Tiap-tiap merek tadi dipastikan mempunyai keunggulan masing-masing. Baik di segi harga maupun estetika. Namun secara keseluruhan, merk floor hardener yang paling sering direkomendasikan adalah Sika, Faricon, Ultrachem, dan Foscam. Merek-merek ini jauh lebih populer dibandingkan dengan beberapa produk lainnya.


